Dana renovasi rumah membutuhkan jumlah biaya yang  sangat besar dengan jumlah anggaran yang harus dibagi dengan menggaji para pegawai atau tukang maupun membeli kebutuhan bahan bangunan.  Beberapa orang ada yang sudah mempersiapkan dana renovasi rumah dengan mempersiapkan tabungan yang sudah disiapkan jauh-jauh hari, tetapi di tengan jalan ada berapa kendala muncul kekurangan dana untuk menyelesaikan renovasi rumah.

Disini akan kami jelaskan salah satu jalan alternatif untuk pemenuhan dana renovasi dengan gadai bpkb mobil / pinjaman dana ke bank atau leasing dengan jaminan bpkb mobil anda sebagai aset dijaminkan buku bpkb nya ke perusahaan pembiayaan bank atau leasing.

Memiliki rumah sendiri tentu menjadi impian banyak orang. Pasalnya, tempat tinggal merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi. Adanya tempat tinggal memungkinkan seseorang bisa berteduh dan beristirahat setelah lelah beraktivitas seharian. Bahkan apabila seseorang belum memiliki rumah, mau tidak mau pilihan terbaiknya adalah dengan mencari rumah kontrakan. Tapi apakah selamanya akan mengontrak rumah? Tentu saja tidak.

Keinginan untuk memiliki rumah sendiri semakin meningkat. Apalagi jika kamu sudah mulai berkeluarga. Tapi setelah dipikir-pikir biaya bangun rumah saat ini tidaklah murah. Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Ingin membeli rumah murah yang sudah jadi dengan memanfaatkan KPR belum tentu sesuai dengan keinginan. Kebingungan tersebut kerap menjadi permasalahan seseorang yang ingin memiliki rumah.

Padahal, pilihan tempat tinggal sangat bervariasi. Mulai dari apartemen dan kondominium yang memiliki fasilitas, kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda. Namun sayang, rumah tetap menjadi pilihan favorit banyak orang. Selain lebih nyaman, memiliki rumah sama halnya dengan berinvestasi. Dari tahun ke tahun, harga rumah mengalami kenaikan yang signifikan. Adapun yang mengalami kenaikan serupa yaitu biaya bangun rumah 2 lantai. Apalagi jika kualitas dari bangunan yang dimiliki tergolong bagus.

Biaya bangun rumah sendiri vs beli jadi

Rumah minimalis dengan harga terjangkau saat ini kerap menjadi incaran keluarga kecil yang berasal dari kalangan milenial. Jadi, tak heran jika jenis rumah yang satu ini laris manis. Sebab, untuk biaya bangun rumah sendiri diperkirakan akan menghabiskan dana besar.

1. Bangun rumah sendiri

Membangun rumah sendiri sudah jelas pasti akan lebih memuaskan. Sebab, kamu tahu betul bagaimana konstruksi bangunan serta material yang digunakan. Tentu saja hal ini tidak membuat ragu ketika memutuskan untuk membangun rumah sendiri.

Sayangnya, untuk membangun rumah sendiri, biaya yang dibutuhkan tidaklah murah. Saat ini biaya bangun rumah 2 lantai tergolong mahal. Tidak hanya bahan bakunya saja yang dipikirkan, tapi biaya tukang serta biaya tak terduga lainnya yang bisa bikin geleng-geleng kepala. Apalagi jika kondisi tabungan yang kamu miliki terbilang minim. Belum lagi kamu harus mengurus legalitas pendirian rumah hingga mengurus listrik dan air. Jika tidak jeli, pasti akan berujung masalah.

Jika kamu sudah mengkukuhkan niat sejak awal untuk membangun rumah sendiri, siapkan dananya. Tak perlu buru-buru membeli rumah jadi.

Menabung, berinvestasi ataupun mengajukan Kredit Multiguna Gadai BPKB Mobil bisa menjadi beberapa alternatif kamu untuk mendapatkan dana membangun. Biaya bangun rumah memang tidak sedikit. Sebaiknya, persiapkan sematang mungkin. Jika ingin lebih murah, kamu bisa membeli tanah di pinggiran kota.

Jangan lupa buat anggaran untuk para pekerja yang hendak membangun rumah. Ya, biaya bangun rumah per meter cukup tinggi, begitupula dengan biaya tukangnya. Pilihlah tukang yang bisa memberikan jasa borongan penuh termasuk biaya bahan bangunan dan tarifnya.

Sedangkan jika kamu sudah memiliki tanah, cukup memikirkan biaya pembangunannya saja. Cara ini tentu lebih ringkas bukan?

2. Beli jadi

Bagi yang tidak memiliki banyak dana karena biaya bangun rumah yang cukup tinggi, KPR bisa menjadi solusi yang tepat. Memiliki rumah dengan KPR biasanya relatif cepat dan tidak memakan waktu lama. Kamu cukup menyiapkan persyaratan dan DP yang dibutuhkan untuk mengajukan KPR. Selain itu, memiliki dana cadangan untuk membayar angsuran setiap bulan.

Memang, mencicil rumah jadi dengan KPR jika diakumulasi biayanya akan jauh lebih mahal dibanding dengan biaya bangun rumah sendiri. Tapi keuntungannya adalah kamu tidak perlu repot memiliki uang dalam jumlah besar untuk memiliki rumah. Jadi pengeluaranmu di awal tidak terlalu berat.

Membangun Sendiri

Saat kamu memutuskan untuk membangun sendiri rumahmu, kamu harus siap dengan segala macam persiapan termasuk biayanya. Kamu harus menyiapkannya dari jauh hari sebelum mulai membangun sendiri rumah idamanmu. Berikut ini beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan.

1. Biaya tukang

Salah satu hal terpenting dalam memperhitungkan biaya bangun rumah, kamu harus tahu terlebih dulu berapa biaya tukang saat ini. Dikutip dari sejasa.com, saat ini upah tukang harian berkisar antara Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu per harinya.

Sedangkan untuk sistem borongan, biayanya Rp 2 juta hingga Rp 15 juta per meter persegi. Biaya tersebut disesuaikan dengan kompleksitas bangunan. Dilihat dari segi waktu, tukang dengan sistem borongan pengerjaannya akan lebih cepat dibanding tukang dengan sistem harian.

2. Hitung luas tanah dan bangunan

Apabila kamu ingin membangun rumah berukuran 21/60 biaya yang dibutuhkan dengan harga tanah Rp 1 juta per meter persegi, dana yang kamu butuhkan sekitar Rp 1 juta x 60 = Rp 60 juta. Setelah mengetahui harga yang ingin dibeli, selanjutnya kamu perlu memikirkan biaya pembangunannya.

Mulai dari biaya material seperti semen, pasir, batu bata dan lainnya. Ini dilakukan apabila yang kamu pilih adalah tukang dengan sistem harian. Namun, apabila sistem borongan biaya yang akan dikeluarkan beda lagi.

Misalnya biaya borongan Rp 1 juta, dana yang perlu kamu siapkan adalah 21 x Rp 2 juta = Rp 42 juta. Jadi, seluruh dana yang kamu butuhkan kira-kira Rp 104 juta.

3. Biaya lain-lain

Selain biaya tanah, tukang, bahan bangunan, ada biaya lain yang perlu kamu pikirkan. Misalnya jika kamu ingin menambah taman, ornamen pada bangunan, memperhitungkan biayanya di awal sangat dibutuhkan. Setidaknya sisihkan minimal sebesar 10% dari seluruh total biaya untuk biaya lain-lain.

Tips hemat bangun rumah

Ketika memutuskan ingin membangun rumah, diantara kamu pasti sering merasa takut biaya yang dikeluarkan belum cukup. Padahal hal tersebut masih bisa diatasi kok Moneysavers. Biaya bangun rumah memang tidak murah. Apalagi harga bahan-bahan bangunan terus meningkat. Ditambah lagi kamu perlu memenuhi kebutuhan setiap hari.

Jika kamu sedang memikirkan untuk membangun rumah, simak dulu beberapa tips hemat berikut ini agar pengeluaranmu tetap terkendali.

1. Rinci seluruh anggaran kebutuhan

Kamu tidak boleh asal-asalan dalam memperhitungkan keuangan ketika ingin membangun rumah. Sebab, biaya yang kamu keluarkan tidak sedikit. Butuh perincian secara jelas dan detail agar pengeluaranmu terkendali.

Ketahui segala kebutuhan sebelum membangun. Apabila sudah mengetahuinya secara detail, anggaran tersebut akan kamu gunakan sebagai acuan setiap kali membayar kebutuhan yang dibeli nantinya.

2. Desain rumah minimalis bisa jadi pilihan yang tepat

Memilih desain rumah minimalis sebetulnya bukan hanya sekedar tren. Namun, dengan jenis desain ini membuat ruangan ataupun memilih furnitur yang multifungsi. Misalnya seperti tangga penghubung lantai 1 dan 2 bisa digunakan sebagai laci penyimpanan atau dapur yang bisa digunakan sebagai ruang makan.

Rumah berdesain minimalis ini bisa menghemat biaya bangun rumah menjadi lebih ringan. Tanpa menggunakan jasa arsitek, desain minimalis banyak tersebar di internet, lho.

3. Gunakan bahan bangunan lokal tanpa menduakan kualitas

Tak harus bahan-bahan yang berasal dari luar negeri. Bahan-bahan lokal juga banyak yang berkualitas baik. Harganya pun terjangkau. Pemilihan bahan bangunan lokal sangat membantu kamu dalam melakukan penghematan.

Biaya bangun rumah memang tidak murah. Pintar-pintarlah menyiasatinya agar bisa menekan biaya lebih hemat lagi. Untuk menambah modal biaya bangun rumah per meter, kamu juga bisa memanfaatkan Kredit Multiguna Gadai BPKB Mobil dari galamai.com

Di sini, kami selalu siap membantu Anda jika ingin mendapatkan dana tambahan dengan Gadai BPKB Mobil.

Keunggulan Kredit Bangun Rumah Di galamai.com

Namanya juga kredit Multiguna, jadi bisa dimanfaatkan untuk apa saja, termasuk dalam merenovasi rumah. Nah, Kredit Pembiayaan Bangun Rumah dari galamai.com bisa jadi solusi terbaik, karena prosesnya yang cepat, tidak rumit, dan selalu menawarkan suku bunga paling murah dibandingkan pembiayaan lainnya di Indonesia.

  • Suku bunga kompetitif, mulai 0.78% per bulan
  • Proses mudah dan cepat (Paling lambat 1-2 hari kerja)
  • Tenor pembiayaan bisa sampai dengan 4 tahun
  • Angsuran terjangkau dan tetap setiap bulan
  • Metode pembayaran mudah

Ketentuan Agunan Kredit Bangun Rumah Di galamai.com :

  • Unit kendaraan pribadi
  • Usia kendaraan maksimal pada saat akhir masa tenor adalah 10 tahun.
  • Semua merk unit passenger car
  • Nama BPKB sama dengan nama pemohon atau pasangan
  • Penilaian harga kendaraan, maksimal pembiayaan adalah 70% – 80%

Jika masih belum paham soal Kredit Multiguna Untuk Bangun Rumah di galamai.com , sebaiknya langsung saja hubungi tim Support galamai di nomor: 0813-2234-7292. Semoga Bermanfaat!


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
Hubungi Kami
Hi, Ada yang bisa saya bantu
Powered by